Top Social

Bulan Terbelah di Langit Amerika 2

|




Jika dalam film pertama pertanyaannya adalah “Bagaimana dunia tanpa islam?” kali ini di film kedua, pertanyaannya juga menarik “Apakah muslim penemu Amerika?”. Pertanyaan yang dilontarkan di akhir trailer Bulan Terbelah di Langit Amerika 2 (BLTDA 2) ini menggugah rasa penasaranku. Sebelum mendengar pertanyaan yang dilontarkan di trailer film ini, aku tidak tahu kalau ada pendapat bahwa muslim adalah penemu Amerika. Aku selama ini tahunya Christoper Columbus. Aku pun jadi penasaran dengan bukti dan penjelasan seperti apakah yang akan disodorkan oleh film ini.

Sumber gambar: movie.co.id

Alhamdulillah aku berkesempatan menonton film Bulan Terbelah di Langit Amerika 2 lebih awal karena mendapat undangan premiere Bulan Terbelah di Langit Amerika 2 pada tanggal 3 Desember 2016 di Plaza Indonesia. Terima kasih undangannya IHB Blogger dan Hanum Rais Management. :D

Film ini dibuka dengan cerita tentang Laksamana Cheng Ho yang diperintahkan untuk mengelilingi dunia dengan armada yang lebih besar dibanding Columbus. Ada dugaan armada kapal Cheng Ho mendarat di suatu tempat di Amerika yang kini disebut San Fransisko.

Adegan kemudian berpindah ke tahun 2009 dimana Hanum yang hendak pulang kembali ke Wina mendapat tugas tambahan dari Getrude untuk mencari bukti bahwa Muslim Penemu Amerika. Berhasilkah Hanum menemukan bukti? Apakah benar muslim penemu Amerika? Ingin tahu? Ngga mau spoiler ah. Nonton di Bioskop ya tanggal 8 Desember nanti. Peace

Yang jelas aku suka isu toleransi yang diangkat dalam film ini. Pas banget ya momennya saat di sosmed sering perang pendapat dan juga kekhawatiran setelah terpilihnya Donal Trump.

“Perbedaan-perbedaan keyakinan bukan alasan untuk membenci”

Bagian favorit ku yang lain dari film ini adalah romancenya. Bagi yang sudah menonton BLTDA 1 pasti tahu kalau cerita Stefan gantung diakhir, nah di film ini kalian bisa melihat kelanjutannya. Apakah Stefan dan Jasmine kembali bersama?

“Tahu kenapa Jasmine ngga mau sama kamu?
Karena hidup kamu berantakan. Pakai hati kamu.” - Rangga

Enaknya menonton film yang memiliki pesan positif seperti BLTDA 2 ini adalah kita merasa tidak digurui ketika menontonnya.

“Kita manusia selalu berpikir kita sudah dekat dengan Tuhan tapi setan selalu punya cara agar kita memikirkan dunia.” -Rangga
Aaarg Sumpah jleb banget :')

Selamat menonton Bulan Terbelah di Langit Amerika 2 ya. :D
Filmnya bisa disaksikan di bioskop-bioskop kesayangan Anda mulai tanggal 8 Desember nanti. :)

Sumber: bintang.com


Data Film:
Sutradara: Rizal Mantovani
Produser: Ody Mulya Hidayat
Penulis naskah: Hanum Rais, Rangga Almahendra, Alim Sudio, Baskoro Adi
Pemain: Acha Septriasa, Abimana Aryasatya, Nino Fernandez, Rianti Cartwright, Hannah Al Rasyid, Ira Wibowo, Boy William, Yeslin Wang
Produksi: Falcon Pictures dan Max Pictures
Durasi film: 118 menit

Death Note: Light Up The New World (2016)

|
Death Note Light Up The New World
Sumber: CGV blitz fanpage

Siapa disini fans manga Death Note tapi kecewa sama adaptasi filmnya?

Sama. Aku juga. Meski sebenarnya harusnya aku yang tidak berharap banyak mengingat 12 komik dipadatkan jadi 2 film tentu saja akan banyak adegan yang dibuang.

Nah, ketika di tahun 2016 ini ada berita film Death Note baru, aku tidak begitu antusias karena sempat mengira bahwa film tersebut adalah remake, hanya ganti pemeran saja namun ceritanya tetap sama.

Ketika tanpa sengaja melihat poster dan membaca sinopsis Film Death Note Light Up The New World, aku jadi tahu bahwa ini kisah berbeda dan baru.




Aku pun penasaran dan berniat hendak menonton ketika filmnya tayang. Alhamdulillah untungnya aku berhasil memenangkan tiket premiere Death Note Light Up The New World dari kuis Facebook CGV Blitzs dan Moxienotion sehingga bisa nonton gratis.  Terima kasih CGV Blitzs dan Moxienotion. :D

Film Death Note Light Up The New World mengisahkan peristiwa 10 tahun setelah kematian Kira dan L.  Dewa merasa senang dengan tindakan Kira sehingga mengirim kembali Death Note ke bumi, berjumlah 6 buah.  FYI jika kamu belum tahu tentang death note, Death Note adalah buku catatan dimana kita bisa membunuh seseorang hanya dengan menulis nama orang tsb sambil membayangkan wajahnya.

Setelah turunnya Death Note,  terjadi banyak peristiwa kematian aneh dan mendadak para pelaku kriminal. Kepolisian Jepang dan Interpol menduga hal tersebut ada kaitannya dengan Death Note karena polanya mirip. Dugaan tersebut terkonfirmasi ketika virus Kira tersebar di seluruh Dunia dan menyatakan dia meminta agar pemilik Death Note yang lain menyerahkan Death Note kepada penerus Kira.

Kepolisian Jepang sudah memiliki tim pasukan khusus yang menangangi masalah Death Note. Mereka ditugaskan menangkap pemilik Death Note dan mengamankan Death Note sehingga tidak lagi disalahgunakan. Detektif Ryuzaki yang merupakan penerus L juga terlibat dalam penyelidikan ini.

Berhasilkah tim pasukan khusus mengamankan keenam death Note? Atau justru penerus Kira yang menang?

Kalian tahu, aku suka dengan Film Death Note yang ini. Ada banyak plot twist yang membuatku terkejut. Hal ini mungkin disebabkan hanya konsep death note yang sama, namun ceritanya sendiri sama sekali baru sehingga aku bisa menikmati film ini tanpa harus membandingkan apakah filmnya mirip dengan versi manganya.

Aku juga suka karakter-karakter dalam film ini. Masahiro Higashide yang memerankan Tsukuru Mishima, salah satu anggota pasukan khusus untuk penanganan Death Note, tampan dan keren sekali. Selain itu, dia digambarkan sebagai otaku (fan boy) nya Death Note. Whoaa~ Ketampanannya mendadak naik beberapa kali lipat di mataku. Hihihi

Penerus L, Detektif Ryuzaki yang diperankan oleh Sosuke Ikematsu juga menarik. Tingkah lakunya tidak terduga, aneh dan berani berhasil mengundang tawa.   Dia lucu sekali.

Bagiku, pelajaran paling berkesan dari manga Death Note adalah Don't play God. Aku dapat mengidentifikasi diriku dengan Kira. Dulu aku juga bertanya-tanya mengapa para perilaku kriminal tidak mendapat hukuman berat.

Membaca manga Death Note membuatku sadar bahwa hal yang adil dan benar menurutku belum tentu adil dan benar. Pengetahuanku terbatas. Mungkin saja para terdakwa tersebut adalah orang yang sebenarnya tak bersalah. Atau bahkan bisa jadi dia bertobat setelah mendapat hukuman dan menjadi pribadi yang lebih baik di masa yang akan datang. Kita tidak sebaiknya memaksakan keadilan dan kebenaran versi kita.

Sementara itu, setelah menonton film kali ini, aku jadi dibuat merenung mengenai penggunaan death note.  Jika aku memiliki Death Note, akankah aku menggunakan Death Note tersebut?  Akankan aku tergoda untuk menggunakannya?

Menonton film ini seolah diingatkan ketika niat baik tapi dengan cara yang salah juga dapat berakhir salah.

"Death note membuatmu gila.
Kau menjustifikasi perbuatanmu.
Kau membunuh demi melindungi dirimu".

Yang jelas Death Note kali ini seru!
Aku merekomendasikannya,terutama penggemar Death Note.

Peringatan: banyak aksi menegangkan dan kekerasannya juga, jadi aku tidak merekomendasikan ditonton untuk anak-anak.

Btw, apakah kalian sudah menonton film ini? Apa pendapat kalian? :)


Data Film
Judul: Death Note: Light Up The New World
Sutradara: Shinsuke Sato
Penulis: Tsugumi Ohba (manga)
Produser: Tadashi Tanaka, Nobuhiro Iizuka, Yuzuru Sato
Cinematografer: Taro Kawazu
Durasi: 135 menit
Distributor: Warner Bros.

Not a Lie but an Illusion

|


Aku baru selesai menonton Film Me and Earl and The Dying Girl. Me and Earl and The Dying Girl adalah adaptasi film dari novel berjudul sama karya Jesse Andrews. Film ini menceritakan bagaimana hidup Me (Greg) berubah setelah ibunya memaksa dia untuk berteman dengan cewek sekara atau The Dying Girl (Rachel Kusher).

Kalian bisa membaca review bukunya disini.

Salah satu adegan yang berkesan dalam film itu adalah saat Earl menjelaskan kepada Rachel mengapa Greg jarang menyebut seseorang sebagai teman.
Earl menjelaskan bahwa ibu Greg menyebut Greg tampan dan Greg menganggap ibunya berbohong karena
a. Ibu mana yang tidak bilang anaknya tampan
b. Greg tidak merasa tampan dan membenci dirinya sendiri.

Melihat adegan tersebut membuatku berefleksi akan pengalamanku. Karena sama seperti Greg, aku juga tidak percaya ketika Umiku bilang aku cantik.

Aku pernah cerita panjang lebar mengenai pengalamanku tidak merasa cantik disini.

Melihat kondisi Greg membuatku sadar bahwa ibu Greg maupun umiku tidak berbohong. I mean seseorang disebut bohong ketika berbicara tidak sesuai fakta/realita, bukan? (bukan berarti Greg tampan dan aku cantik). Hanya saja di mata Ibu Greg, Greg tampan dan di mata umiku, aku cantik. Mereka mencintai kami sehingga melihat kami dalam kacamata yang lebih positif. Bagi Ibu Greg, Greg tampan adalah realita.
Fenomena tersebut tidak tepat disebut sebagai kebohongan tapi ilusi. Psikologi menyebutnya positive illusion atau ilusi positif. Ketika kita mencintai seseorang, kita melihat mereka dalam positive light.

Sama saat kita jatuh cinta, sering kali kita melihat orang yang kita cintai lebih tampan/cantik sementara teman-teman kita sering kali tidak paham apa yang membuat kita merasa dia lebih tampan/cantik. Mungkin karena itu ya orang sering bilang kalau cinta itu buta. :)

Untuk tahu lebih lanjut mengenai positive illusion bisa baca:
Positive Illusions in Romantic Love: "You're the Nearest Thing to Heaven"
dan
The Eyes of Love


Post Signature

Post Signature